
Email Anda masuk ke folder spam?
E-mail dapat masuk ke dalam folder spam karena berbagai alasan, dan Anda mungkin tidak selalu memiliki pengaruh atasnya. Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa e-mail sering masuk ke dalam folder spam .
Alasan Konten:
- Judul yang mencurigakan sebagai spam: Hindari huruf kapital, banyak tanda seru, atau kata-kata spam seperti "gratis" atau "garansi".
- Konten yang diformat dengan buruk:
- E-mail dengan gambar besar, sedikit teks, atau HTML yang terformat buruk dapat mengaktifkan filter spam.
- URL dalam email:
- Tautan ke situs web yang tidak dapat dipercaya atau tidak terverifikasi dapat ditandai sebagai spam.
Technische Gründe:
- Fehlende SPF/DKIM/DMARC-Einträge:
- Protokol autentikasi ini penting untuk menandai surel Anda sebagai aman.
- IP Address di dalam daftar hitam:
- Jika IP penyedia email Anda terdaftar dalam "daftar hitam", kemungkinan email Anda akan masuk ke folder spam.
- Pengiriman melalui layanan email gratis:
- Komunikasi bisnis melalui layanan email gratis seperti GMX, Yahoo, atau Gmail dapat terlihat tidak profesional.
Alasan yang berkaitan dengan perilaku:
- Volume Email Tinggi:
- Terlalu banyak email dalam waktu singkat dapat dianggap sebagai spam.
- Geringe Interaktionsrate:
- Jika penerima jarang membuka atau merespons email Anda, kemungkinan filter spam akan memblokirnya.
- E-Mail ditandai sebagai spam:
- Jika banyak pengguna yang menandai email Anda sebagai spam, itu akan berdampak negatif pada reputasi pengirim Anda.
Alasan lain:
- Unstimmige Absenderangaben:
- Nama "Dari" harus sesuai dengan konten dan tujuan email.
- Ketidakadaan opsi untuk berhenti berlangganan:
- Sebuah tautan unsubscribe yang jelas diwajibkan secara hukum dan diperlukan.
- Spam traps:
- Mengirimkan email ke alamat jebakan spam secara tidak sengaja dapat merusak reputasi Anda sebagai pengirim.
Untuk menghindari filter spam:
- Perbaiki konten Anda: Tulislah email yang profesional dan jelas.
- Otentikasi email Anda: Terapkan SPF, DKIM, dan DMARC untuk domain Anda.
- Mohon pelanggan untuk melakukan Whitelisting: Pelanggan harus menambahkan alamat Anda ke buku alamat atau daftar pengirim yang aman mereka.
Desainer UX