Penelitian · 03. Februar 2022

Apakah email Anda masuk ke spam?

E-Mail dapat masuk ke dalam spam karena berbagai alasan, dan Anda mungkin tidak selalu memiliki kendali atas hal tersebut. Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa email sering masuk ke folder spam.

Lukas S.

Lukas S.

Desainer UX

Apakah email Anda masuk ke spam?

Alasan Konten:

  1. Judul yang mencurigakan sebagai spam: Hindari huruf kapital, banyak tanda seru, atau kata-kata spam khas seperti "gratis" atau "garansi".
  2. Konten yang diformat dengan buruk:
    • E-mail dengan gambar besar, sedikit teks, atau HTML yang terformat buruk dapat mengaktifkan filter spam.
  3. URL dalam email:
    • Tautan ke situs web yang tidak dapat dipercaya atau tidak terverifikasi dapat ditandai sebagai spam.

Technische Gründe:

  1. Fehlende SPF/DKIM/DMARC-Einträge:
    • Protokol autentikasi ini penting untuk menandai surel Anda sebagai aman.
  2. IP Address di dalam daftar hitam:
    • Jika IP penyedia email Anda terdaftar dalam "daftar hitam", kemungkinan email Anda akan masuk ke folder spam.
  3. Pengiriman melalui layanan email gratis:
    • Komunikasi bisnis melalui layanan email gratis seperti GMX, Yahoo, atau Gmail dapat terlihat tidak profesional.

Alasan yang berkaitan dengan perilaku:

  1. Volume Email Tinggi:
    • Terlalu banyak email dalam waktu singkat dapat dianggap sebagai spam.
  2. Geringe Interaktionsrate:
    • Jika penerima jarang membuka atau merespons email Anda, kemungkinan filter spam akan memblokirnya.
  3. E-Mail ditandai sebagai spam:
    • Jika banyak pengguna yang menandai email Anda sebagai spam, itu akan berdampak negatif pada reputasi pengirim Anda.

Alasan lain:

  1. Unstimmige Absenderangaben:
    • Nama "Dari" harus sesuai dengan konten dan tujuan email.
  2. Ketidakadaan opsi untuk berhenti berlangganan:
    • Sebuah tautan unsubscribe yang jelas diwajibkan secara hukum dan diperlukan.
  3. Spam traps:
    • Mengirimkan email ke alamat jebakan spam secara tidak sengaja dapat merusak reputasi Anda sebagai pengirim.

Untuk menghindari filter spam:

  • Perbaiki konten Anda: Tulis email yang profesional dan jelas.
  • Otentikasi email Anda: Implementasikan SPF, DKIM, dan DMARC untuk domain Anda.
  • Mohon pelanggan untuk melakukan Whitelisting: Pelanggan harus menambahkan alamat Anda ke buku alamat atau daftar pengirim aman mereka.
Lukas S.

Lukas S.

Desainer UX · 03. Februar 2022

Siap untuk Anda
proyek web berikutnya

dengan Desent?

Ceritakan kepada kami tentang rencanamu — kami akan menghubungi dalam waktu 24 jam dengan penilaian awal dan langkah selanjutnya.