Desent
Ihre E-Mails kommen im spam an?
Diterbitkan pada 2022-02-03 00:50 oleh Lukas S.

Email Anda masuk ke folder spam?

E-mail dapat masuk ke dalam folder spam karena berbagai alasan, dan Anda mungkin tidak selalu memiliki pengaruh atasnya. Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa e-mail sering masuk ke dalam folder spam .

Alasan Konten:

  1. Judul yang mencurigakan sebagai spam: Hindari huruf kapital, banyak tanda seru, atau kata-kata spam seperti "gratis" atau "garansi".
  2. Konten yang diformat dengan buruk:
    • E-mail dengan gambar besar, sedikit teks, atau HTML yang terformat buruk dapat mengaktifkan filter spam.
  3. URL dalam email:
    • Tautan ke situs web yang tidak dapat dipercaya atau tidak terverifikasi dapat ditandai sebagai spam.

Technische Gründe:

  1. Fehlende SPF/DKIM/DMARC-Einträge:
    • Protokol autentikasi ini penting untuk menandai surel Anda sebagai aman.
  2. IP Address di dalam daftar hitam:
    • Jika IP penyedia email Anda terdaftar dalam "daftar hitam", kemungkinan email Anda akan masuk ke folder spam.
  3. Pengiriman melalui layanan email gratis:
    • Komunikasi bisnis melalui layanan email gratis seperti GMX, Yahoo, atau Gmail dapat terlihat tidak profesional.

Alasan yang berkaitan dengan perilaku:

  1. Volume Email Tinggi:
    • Terlalu banyak email dalam waktu singkat dapat dianggap sebagai spam.
  2. Geringe Interaktionsrate:
    • Jika penerima jarang membuka atau merespons email Anda, kemungkinan filter spam akan memblokirnya.
  3. E-Mail ditandai sebagai spam:
    • Jika banyak pengguna yang menandai email Anda sebagai spam, itu akan berdampak negatif pada reputasi pengirim Anda.

Alasan lain:

  1. Unstimmige Absenderangaben:
    • Nama "Dari" harus sesuai dengan konten dan tujuan email.
  2. Ketidakadaan opsi untuk berhenti berlangganan:
    • Sebuah tautan unsubscribe yang jelas diwajibkan secara hukum dan diperlukan.
  3. Spam traps:
    • Mengirimkan email ke alamat jebakan spam secara tidak sengaja dapat merusak reputasi Anda sebagai pengirim.

Untuk menghindari filter spam:

  • Perbaiki konten Anda: Tulislah email yang profesional dan jelas.
  • Otentikasi email Anda: Terapkan SPF, DKIM, dan DMARC untuk domain Anda.
  • Mohon pelanggan untuk melakukan Whitelisting: Pelanggan harus menambahkan alamat Anda ke buku alamat atau daftar pengirim yang aman mereka.
Lukas S.

Lukas S.

Desainer UX